the-aquarama.com

Polemik Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 di Palembang -

Palembang, - Polemik penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2024 menjadi sorotan dalam talkshow yang menghadirkan M. Adrian Agustiansyah, Kepala Perwakilan Ombudsman Sumatera Selatan, dan Dr. Ir. Mukhtarudin Muchsiri, MP, seorang pengamat pendidikan Sumsel / Direktur PPs ( Program Pasca Sarjana ) Univ. Muhammadiyah Palembang 2023-2027, dengan host Esy Armisi, Hari Rabu (03/07/2024) di Studio Sonora Palembang.

Dalam diskusi tersebut, Mukhtarudin Muchsiri menyoroti pentingnya sistem zonasi dalam PPDB yang telah diatur dengan baik.

Ia menegaskan bahwa aturan yang ada sudah bagus, namun pelaksanaannya membutuhkan
integritas, kejujuran, dan komitmen dari para pelaksana di lapangan, khususnya kepala sekolah dan panitia penerimaan.

Mukhtarudin juga memberikan apresiasi kepada Ombudsman yang proaktif dalam mengawasi jalannya PPDB, sehingga diharapkan mampu meminimalisir kecurangan.

Menanggapi pertanyaan mengenai evaluasi pelaksanaan PPDB, Adrian Agustiansyah menjelaskan bahwa transparansi sangat diperlukan untuk memastikan keadilan bagi semua peserta didik.

Baca Juga: Pentingnya Pemerataan Infrastruktur Pendidikan

Ia menekankan pentingnya pengumuman yang mencakup seluruh peserta, baik yang lulus maupun tidak, dengan mencantumkan scoring mereka. Hal ini sesuai dengan amanat Juknis yang mengharuskan transparansi dalam proses seleksi.

Adrian juga mengungkapkan temuan Ombudsman terkait adanya kecurangan dalam jalur prestasi, dimana siswa yang seharusnya tidak lulus justru dinyatakan lulus.

Ia menyoroti pentingnya sistem yang memungkinkan masyarakat untuk memantau secara langsung nilai dan scoring para peserta didik, sehingga dapat mengurangi potensi kecurangan.

Mukhtarudin menambahkan bahwa aturan yang ada sudah sangat baik, namun perlu didukung oleh pelaksana yang berintegritas.

Ia juga mengapresiasi kinerja Ombudsman yang proaktif dalam melakukan investigasi dan pengawasan. Menurutnya, dengan adanya pengawasan yang ketat, diharapkan pelaksanaan PPDB dapat berjalan dengan lebih baik dan adil.

Dalam diskusi ini, juga muncul pertanyaan dari masyarakat mengenai polemik PPDB yang terus berulang setiap tahun.

Adrian menjelaskan bahwa meskipun sistem sudah bagus, penyelenggara yang tidak
berintegritas bisa merusak jalannya proses seleksi. Oleh karena itu, penting untuk membangun sistem yang memungkinkan transparansi dan akuntabilitas.

Secara keseluruhan, talkshow ini menyoroti pentingnya integritas dan transparansi dalam pelaksanaan PPDB. Dengan adanya aturan yang baik dan pengawasan yang ketat, diharapkan polemik yang terjadi setiap tahun dapat diminimalisir dan memberikan keadilan bagi seluruh peserta didik.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat